Dunia investasi lagi hangat nih! YZi Labs (perusahaan investasi yang didukung pendiri Binance, CZ) makin kencang “menyerang” CEA Industries. Intinya, YZi nggak terima dengan kebijakan baru CEA yang dianggap membatasi ruang gerak pemegang saham.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu kamu tahu:
Senjata “Poison Pill” & Aturan yang Mengekang
CEA Industries baru saja mengeluarkan kebijakan poison pill (taktik buat menghalangi pengambilalihan perusahaan secara paksa) dan mengubah aturan internal mereka.
- Masalahnya: YZi menganggap aturan ini bikin pemegang saham susah bersuara.
- Tuduhan YZi: Langkah CEA ini dianggap berlebihan, bahkan melampaui hukum yang berlaku di Nevada, dan bisa bikin direksi CEA kena masalah hukum karena dianggap nggak amanah menjaga kepentingan pemegang saham.
Bantahan Soal Token
Ada drama soal strategi kripto perusahaan (Digital Asset Treasury/DAT):
- Kata CEA: Mereka bilang cuma fokus ke BNB dan nggak pernah melirik token lain.
- Kata YZi: “Bohong!” YZi mengklaim CEO CEA, David Namdar, sempat bahas soal Solana (SOL) di sebuah konferensi bulan November 2025.
- YZi khawatir fokus perusahaan jadi pecah dan nggak konsisten lagi dengan ekosistem BNB yang selama ini jadi jagoan mereka.
YZi juga protes karena CEA belum juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang harusnya diadakan Desember 2025. YZi minta dewan direksi jangan “main-main” sama jadwal rapat, karena pemegang saham ingin segera menentukan siapa yang pantas duduk di kursi direksi.
Baca Juga Jupiter Luncurkan JupUSD, Stablecoin yang Didukung Dana BUIDL BlackRock
Langkah YZi Selanjutnya
Nggak cuma protes, YZi Labs lagi gerilya melakukan consent solicitation. Mereka mengajak pemegang saham lain buat setuju menambah jumlah anggota dewan direksi dan memilih orang-orang baru yang dianggap lebih pro-pemegang saham.
(c) Coinfolks - Aryo Bimo Pratama